Saka Yoga Festival #8

 Saka Yoga Festival #8

Yogyakarta, Minggu (9/11/2025) — Pecinta olahraga yoga dari berbagai daerah mengikuti Saka Yoga Festival #8 yang digelar di Lapangan Nandi, Kompleks Candi Prambanan. Acara ini diselenggarakan oleh Panitia Hari Raya Nyepi Nasional 2026 bekerja sama dengan Tim Pemanfaatan Candi Prambanan, serta menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menuju Prambanan Shiva Festival 2026.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari General Manager PT Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan), Ratno Timur, yang menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat lebih sering diselenggarakan di kawasan Prambanan. Menurutnya, event seperti ini tidak hanya memperkuat citra Candi Prambanan sebagai destinasi wisata budaya dan spiritual, tetapi juga sebagai area untuk kegiatan Sport Tourism.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Urusan Agama Hindu Ditjen Bimas Hindu, I Gusti Made Sunartha, yang menandai pembukaan kegiatan dengan penyerahan matras yoga kepada perwakilan peserta. Dalam sambutannya, Sunartha menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi antara pelestarian budaya, spiritualitas

Yoga bukan hanya sekedar olah tubuh namun juga rasa dam jiwa

Turut hadir pula sejumlah tokoh penting seperti perwakilan PHDI Pusat, PT Taman Wisata Candi (TWC), dan STAHN Japa. Kegiatan berlangsung selama empat jam, dimulai pukul 06.00 WIB dengan sesi pembukaan, dilanjutkan dengan rangkaian yoga yang dipandu oleh para instruktur berpengalaman. Sesi tersebut meliputi Pranayama dan Pemanasan oleh Ningrum, Asana Inti oleh Swamiji Dr. Sunil Karamchandani, serta Relaksasi dan Meditasi oleh Kt. Artana, dan diakhiri dengan Closing Savasana oleh Haryati. Suasana pagi yang cerah di kawasan Candi Prambanan semakin menambah tantangan peserta dalam berlatih yoga bersama.

Setelah sesi yoga selesai, acara dilanjutkan dengan sosialisasi Rupiah dan QRIS dari Bank Indonesia, kemudian pembagian doorprize serta launching program Prambanan Shiva Festival 2026 yang akan menjadi agenda besar pada tahun mendatang.

Penulis: Ida

Dokumentasi: Dharmayasa

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *