
KEDIRI – Maraknya kasus generasi muda yang terjerat bahaya narkoba dan maraknya jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian serius berbagai pihak. Minimnya pengawasan serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap dampak buruk kedua hal tersebut memicu keprihatinan mendalam. Menjawab tantangan tersebut, kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Wreksa Prana dari Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Jawa Dwipa Klaten, Jawa Tengah, menggelar kegiatan sosialisasi edukatif bagi warga setempat yang dikoordinatori oleh Yogiswara Kusuma W, Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Hindu semester 6.
Acara bertajuk “Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Pinjaman Online” ini dilaksanakan pada Sabtu, 25 Agustus 2026, bertempat di SDN 03 Bulusari, Dusun Gunung Butak, Kediri. Kegiatan ini difokuskan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat dan generasi muda agar terhindar dari ancaman yang dapat merusak masa depan tersebut.

Untuk memberikan materi yang berbobot, panitia menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi mengenai ancaman dan bahaya bahaya narkoba dipaparkan langsung oleh AIPDA Puji Nuryanto, S.H., yang memberikan pemahaman dari sudut pandang hukum dan keselamatan masyarakat. Sementara itu, edukasi mengenai bahaya serta dampak finansial dari pinjaman online disampaikan oleh Dwiasa Sambhawa Dharma, S.Pd., M.Pd.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh MC yang dibawakan secara lugas oleh Cahyo, salah satu mahasiswa KKN Wreksa Prana. Suasana semakin hangat saat Kepala Dusun Gunung Butak memberikan sambutannya. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para mahasiswa atas kepedulian mereka terhadap isu krusial yang tengah dihadapi warga.

Memasuki acara inti, para peserta menyimak dengan antusias pemaparan dari kedua narasumber. AIPDA Puji Nuryanto menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi pergaulan anak agar tidak terjerumus narkoba. Di sisi lain, Dwiasa Sambhawa Dharma membeberkan trik-trik agar masyarakat tidak tergiur kemudahan semu pinjaman online yang sering kali berujung pada penderitaan finansial.
Antusiasme warga terlihat jelas pada sesi tanya jawab. Banyak peserta yang aktif mengajukan pertanyaan seputar cara mengidentifikasi jerat pinjol ilegal hingga langkah preventif melindungi keluarga dari peredaran narkoba. Seluruh Rangkaian kegiatan sosialisasi ini kemudian diakhiri dengan pembacaan doa penutup dan foto bersama sebagai simbol sinergi antara mahasiswa, pemateri, dan warga Dusun Gunung Butak.
Dokumentasi : Sadhu Purnima